Sabtu, 01 April 2023

Penggunaan Dexamethason Pada Pasien Covid


Abstrak

Penyakit COVID-19 dikaitkan dengan kerusakan paru-paru yang menyebar, Deksametason dapat mengurangi cedera paru karena adanya inflamasi sehingga mencegah berkembang menjadi gagal napas dan kematian. Tujuan dilakukannya tinjauan sistematik ini guna mengetahui manfaat dan kemanjuran Deksametason pada pengobatan pasien dengan COVID-19. Metode dengan dilakukan pencarian literatur secara komprehensif yang diterbitkan di PubMed, ScienceDirect, VHL Regional Portal, dan ClinicalTrials.gov, waktu pencarian 28 November 2020. Kriteria inklusi adalah artikel yang memuat penelitian pasien COVID-19 yang mendapat terapi Deksametason, mengevaluasi hasil penggunaan Deksametason pada studi observasional analitik dan eksperimental. Kriteria eksklusi, tidak ada pembanding pada penelitian uji terkontrol, tidak ada hasil penelitian yang jelas dari penggunaan Deksametason. Hasil pencarian awal dengan memasukkan kata kunci Deksametason dan COVID-19, didapatkan sebanyak 1.046 artikel.Selanjutnya didapatkan 835 studi setelah penyaringan duplikat. Hasil akhir 6 artikel setelah dilakukan screening full-text, 5 artikel dimasukkan kedalam meta-analisis. Hasil analisis menyatakan bahwa penggunaan Deksametason pada pasien COVID-19 dapat mengurangi kematian dalam 28 hari dibandingkan Metilprednisolon RR 0.78 (CI 95% 0.57–0.97 P=0.13). Penggunaan Deksametason dibandingkan dengan obat lain tanpa kortikosterid RR 0.89 (CI 95% 0.82-0.97 P=0.01). Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan pemakaian Deksametason dapat mengurangi jumlah kematian pasien COVID-19 terutama pasien dengan kondisi sedang hingga berat.

Download file lengkap

Label: , ,

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda