Jumat, 31 Maret 2023

Studi Penggunaan Antibiotika Tanpa Resep Dokter

Abstrak - Penggunaan antibiotik yang relatif tinggi menimbulkan beragam 

masalah dan merupakan ancaman global bagi kesehatan terutama dalam hal 

resistensi antibiotik. Selain berdampak pada morbiditas dan mortalitas, juga 

memberi dampak negatif terhadap ekonomi dan sosial yang sangat tinggi. Tujuan 

penelitian ini untuk menengetahui penggunaan antibiotik tanpa resep dokter di 

Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat. Penelitian ini bersifat non 

eksperimental dengan pengambilan sampel secara purposive menggunakan quota 

sampling. Data yang dianalisis meliputi tingkat kesadaran terhadap penggunaan 

antibiotik dan perilaku yang mempengaruhi penggunaan antibiotik tanpa resep 

dokter. Dari hasil penelitian didapatkan semua pasien (108 pasien) cenderung 

pernah menggunakan antibiotik tanpa resep dokter dan tingkat kesadaran pasien 

masih rendah. Perilaku pasien terkait penggunaan antibiotik tanpa resep dokter: 

Antibiotik yang paling sering dibeli dalam pelayanan tanpa resep dokter adalah 

Amoxicillin, jenis penyakit yang mayoritas diobati pasien dengan antibiotik 

adalah gejala flu, alasan pasien dalam menggunakan antibiotik tanpa resep adalah 

karena penggunaan antibiotik terdahulu memberikan hasil yang baik. Sedangkan 

ditinjau dari segi biaya 55.56% pasien (60 pasien) menjawab uang bukan masalah 

namun 44.44% (48 pasien) menjawab karena masalah keuangan. Dari 60 pasien 

yang menjawab uang bukan masalah, 73.33% (44 pasien) diantaranya menjawab 

pengobatan terdahulu memberikan hasil yang baik sehingga bila digunakan untuk 

penyakit yang serupa hasilnya sama.

Klik dibawah ini untuk mendownload 

Label: , , , , ,